Selasa, 11 Maret 2014

Tool Plane Pada Inventor

         Work Plane adalah sebuah bidang tanpa batasan atau luasnya tidak berhingga, yang kita gunakanuntuk membantu membuat geometri, menerpakan Assembly Constraints, dan membantu proses modleling yang lain.



Work Plane pada Inventor terdiri dari dua macam, Work Plane Default dan Work Plane Buatan.


Work Plane Default adalah Work Plane yang merupakan bidang pada koordinat sistem Inventor, berupa bidang XY. XZ dan YZ. Pada browser Panel anda dapat melihat ketiga Work Plane ini di dalam Folder Origin. Jika anda membuat sebuah file Part baru, secara otomatis Inventor akan meletakkan sketch abru anda pada Work Plane default, yaitu bidang XY.

Work Plane Buatan adalah Work Plane yang anda buat sendiri dengan langkah-langkah tertentu yang akan dijelaskan lebih lanjut.

POTENSI PENGGUNAAN WORK PLANES

Dasar untuk pembuatan sketch baru

Dasar untuk menerapkan Assembly Constraints

Sebagai bidang batas untuk diterapkan pada fitur-fitur seperti extrude dll

Bidang yang digunakan untuk fitur-fitur yang memerlukan bidang untuk menggunakan fitur tersebut.

Dasar untuk membuat Wwork Feature yang lain, yaitu Work Axis dan Work Point.

METODE-METODE PEMBUATAN WORK PLANE

Anda bisa membuat Work Plane dengan mengklik Work Plane Tool , kemudian ikuti beberapa metode berikut di bawah ini.
> Tangensial terhadap sebuah permukaan sirkular dan paralel dengan bidang datar yang lain. Klik work Plane Tool > pilih bidang datar yang lain, bisa berupa permukaan datar dari suatu part yang sudah ada, ataupun Work Plane yang lain > Pilih geometri dengan permukaan sirkular. Work plane akan dibuat tangensial terhadap geometri sirkular tersebut,dan sejajar dengan bidang datar yang dipilih.


> Paralel dengan dua buah bidang datar, dan berada di tengah kedua bidang datar tersebut. Klik Work Plane Tool > Pilih Sebuah bidang datar > Pilih sebuah bidang datar yang lain yang sejajar dengan bidang datar pertama. Work pLane akan terbuat dan berada pada tengah-tengah antara kedua bidang datar yang dipilih tersebut.


> Sejajar dengan sebuah bidang datar dan mempunyai jarak tertentu dari bidang tsb. Klik Work Plane Tool > Pilih sebuah bidang datar, kerangka work Plane yang akan dibuat muncul > Arahkan kursor pada kerangka work plane terebut dan drag ke posisi yang baru > Masukkan jarak yang tepat.

     > Berada pada sebuah garis lurus/edge dan mempunyai sudut tertentu pada bidang lain          yang sejajar dengan garis tersebut. Klik Work Plane Tool > Pilih sebuah garis lurus, bisa                berupa edge dari part yang sudah ada, atau work axis yang lain > Pilih permukaan datar yangsejajar     dengan garis tersebut > Masukkan sudut yang tepat. Work plane akan terbentuk pada garis yang         dipilih dan mempunyai sudut dengan bidang yang dipilih.


    > Paralel dengan bidang yang lain dan berada pada sebuah titik yang dipilih. Klik Work           Plane Tool > pilih sebuah bidang datar > Pilih sebuah titik. Work plane akan terbentuk sejajar              dengan bidang datar yang dipilih dan berada pada titik yang dipilih.


   > Berada pada sebuah garis lurus dan sebuah titik yang anda pilih. Klik Tool Work Plane > Pilih sebuah garis lurus > Pilih sebuah titik > Work Plane akan terbentuk pada garis sekaligus pada titik yang dipilih.


* Resizing Work Planes

Letakkan kursor anda pada pojok dari work plane yang ingin dirubah ukurannya, kemudian klik dan drag untuk mengatur ukuran yang sesuai.






* Memindahkan Work Plane

Letakkan kursor anda pada edge dari workplane sehingga tanda “move” muncul dan geser ke tempat lain, namun masih sebidang dengan bidang dimana terdapat work planesebelumntya.


untuk lebih lanjutnya, silahkan lihat video berikut :





Selasa, 04 Maret 2014

Penggunaan Tool Extrude Pada Inventor

                                                           " Extrude Inventor 2014 "




Banyak cara untuk membentuk objek 3D, diantara dengan fungsi command “Extrude”, “Revolve” dan “Presspull”, masing –masing punya kelebihan dan kekurangan tergantung kebutuhan dan teknik yang di pakai, serta tergantung objek yang akan di kerjakan anda.
Objek 3D umumnya berasal dari objek 2D, kemudian di kerjakan dengan teknik extrude, revolve ataupun presspull, khusus command presspull hanya ada pada versi Autocad versi terbaru, tapi kalau extrude dan revolve telah ada pada versi lama.
Inilah karakteristik masing-masing fungsi.
“Extrude”
  1. Objek yang akan di extrude harus berbentuk satu entity, misal rectang, ellips ataupun circle.
  2. Objek yang belum satu entity, terlebih dahulu harus di lakukan pedit ataupun region.
  3. Extrude bisa di lakukan terhadap objek yang tidak beraturan, atau yang berbentuk rumit.
  4. Extrude bisa dilakukan dengan mengikuti garis yang di kehendaki (path), contoh bentuk hurus “S”.
  5. Bisa membentuk kemiringan (taper) saat di extrude.


  1. Dengan Extrude dari sebuah profil, kita memberikan tinggi, tebal atau kedalaman dari sebuah profil dengan ukuran tertentu. Untuk memberikan fitur Extrude anda harus menentukan Profil, Output, dan Operation. Selain itu, yang penting juga pada fitur ini adalah Distance, To Next, To, From-To, dan All. Akan tetapi, pada tingkat dasar fitur pada extrude yang paling sering digunakan yaitu fitur Distance dan fitur All. Fitur-fitur dasar yang harus diperhatikan dapat dilihat pada gambar 3.1. Sedangkan hasil dari extrude dapat dilihat pada gambar 3.2.

Gambar 3.1 Fitur Extrude



Gambar 3.2 Hasil Extrude

agar kamu bisa mempelajari lebih lanjut, kamu bisa melihat nya di video berikut :





Selasa, 25 Februari 2014


Haiii, hari saya akan membahas tentang Autodesk Inventor 2012. karna saya masih mahasiswa dan berhubungan dengan jurusan ini, saya mencoba memberi beberapa ilmu tentang Autodesk Invertor 2012.



Autodesk Invertor 2012, menurut kamu apa itu??

menurut bahan" yang saya baca,
Autodesk  inventor 2012 merupakan sebuah progam CADD dalam bidang teknik yang diaplikasikan  untuk perancangan mekanik dalam bentuk 3D. Program ini merupakan rangkaian dari program penyempurnaan dari Autocad dan Autodesk Mechanical Desktop. Lebih lanjut, program ini sangat cocok bagi penguna Autodesk Autocad yang ingin meningkatkan kemampuanya karena memiliki konsep yang hampir sama dalam mengambar 3D.

Adapun pendapat dari beberapa orang tentang Autodesk Inventor 2012, sebagai berikut : 
* Firman Tuakia (2012: 1) Autodesk Inventor 2012 adalah program pemodelan solid berbasis fitur paramaterik, artinya semua objek dan hubungan antar geometri dapat dimodifikasi kembali meski geometrinya sudah jadi tanpa mengulang lagi dari awal. Hal ini sangat memudahkan kita ketika sedang dalam proses design suatu produk atau rancangan. Untuk membuat model 3D yang solid atau surface, kita harus membuat sketch-nya terlebih dahulu atau mengimpor gambar 2D dari Autodesk Autocad. Setelah gambar atau model 3D tersebut jadi, kita dapat membuat gambar kerjanya menggunakan fasilitas drawing.

Pada hari ini, saya mencoba membahas cara (tutorial) membuat beberapa tool yang ada di Autodesk Inventor 2012. tapi kali ini saya hanya akan membahas tentang " Constraint ". untuk lebih lanjutnya, silahkan liat video di link berikut :





Senin, 24 Februari 2014

About Me!!!!!

Hai, Para Bloggers ..

Perkenalkan, saya donny ..
kurang baku kali ya?

hemm, perkenalkan nama saya Donny Anantama Kurnia, kalian bisa panggil Don, Awan ..
:)

saya masih kuliah, di politeknik negeri di batam ..
^_^

sekarang, umur saya sudah sekitar 20. lahir tahun 1993, lebih tepatnya mau 21 tahun kali ya ..
:D

Salam Kenal ya ..
Semoga Blog saya bermanfaat bagi para blogger semua ..
:)

Keep Fighting!!!!